Publik Menyoroti Gerakan Selasa 4 November 2025, Penggerebekan Gudang Timah dan Perambahan Hutan oleh Inisial TY Ada Apa,,? Tertutup oleh Publik

Provinsi Bangka belitung, Bangka tengah Rabu 19 November 2025 Berdasarkan informasi yang ditengah tengah masyarakat pada saat adanya  penggerebekan gudang timah didesa Perlang milil salah satu kolektor timah yang cukup dikenal inisial TY, diduga dalam operasi tersebut tidak keterangan lebih lanjut yang terpublikasi ke publik.

Dalam operasi tim halilintar pada Selasa 4 November 2025 saat dilakukan penggerebekan gudang timah milik inisial TY Bos besar desa Perlang, kecamatan Lubuk, Kabupaten Bangka tengah, Provinsi Bangka belitung tersebut, diduga operasi tersebut tidak ada keterangan lebih lanjut yang disampaikan ke publik.

Diduga lolosnya dari katerangan dan  penindakan hukum bos timah inisial, diduga adanya upaya perlindungan dari salah satu oknum Aparat Penegak Hukum inisial RN pada saat operasi penggerebekan gudang timah tersebut.

Dalam hal ini publik menyoroti siapa sebenarnya oknum APH inisial RN berada dalam pusaran bisnis ilegal yang dijalani oleh bos TY, diduga Oknum APH inisial RN tersebut punya peran penting dalam mengondisikan operasi penggerebekan pada saat itu, hal ini Bos TY lolos dari keterangan.

Publik menyoroti langkah apa yang akan diambil oleh  tindakan hukum untuk menjindaklanjuti dari berjalannya tim halilintar dalam mengemban tugas pada saat, tidak keterangan lebih lanjut untuk bisa terpublikasi ke publik, diduga ada salah satu oknum inisial RN pada saat pengerebekan saat itu,red.

Berdasarkan informasi diduga  aktivitas penambangan di kawasan lubuk lingkup desa lubuk milik Bos Toyo tersebut dikoordinir oleh salah satu oknum APH inisial RN.

Aktivitas pengerjaan berupa alat berat seperti excavator dan aktivitas dilokasi dikoordinir yang diduga oleh oknum RN tersebut, dengan adanya pemberitaan ini publik meminta transparansi dan akuntabilitas untuk keterangan dan dalam upaya penindakan di kawasan hutan milik negara tersebut.

Saat tim media konfirmasi 0812-7981-XXXX inisial RN melalui pesan singkat terkait penggerebekan gudnag timah milik inisial TY dan aktivitas penambangan dikawasan hutan lubuk lingkup, kecamatan Bangka tengah diduga ada keterlibatan dan perlindungannya hingga berita ini dipublikasikan belum ada jawaban(bungkam),red.

Informasi yang diterima tim media diduga alat berat waktu melakukan aktivitas perambahan dikawasan hutan lubuk lingkup terdapat belasan alat berat yang dikoordinir oleh salah satu oknum inisial RN. Dari hasil penelusuran ini publik meminta pihak pihak terkait untuk menindaklanjuti yang telah melakukan perusakan di kawasan hutan tersebut, publik berharap untuk hal ini menciptakan persepsi bahwa hukum tidak bisa dibeli dan aparat penegak hukum tidak bisa dibungkam.

Kekhawatiran publik kini berkembang bahwa bos kolektor dan pelaku tambang ilegal justru tampak lebih berani, seolah lebih berkuasa daripada pemerintah. Situasi ini dinilai berbahaya karena bisa menciptakan persepsi bahwa hukum bisa dibeli dan aparat penegak hukum bisa dibungkam.

> “Jangan sampai publik menilai bahwa kolektor timah dan sebagai pelaku tambang yang diduga ilegal bisa mengatur pemerintah. Itu bahaya besar bagi wibawa negara, publik menyoroti.

Tim media konfirmasi terkait pengerebekan gudang dan aktivitas penambangan dikawasan hutan lubuk linggkup tersebut.

Sementara itu, Kapolda Kepulauan Bangka belitung, Gagkum, Kapolres Bangka Tengah, komandan tim satgas halilintar, Kadis ESDM Babel dan pihak pihak terkait masih dalam upaya untuk dikonfirmasi.

Hingga berita ini ditayangkan Redaksi masih berupaya mengonfirmasi seluruh pihak terkait guna memenuhi asas keberimbangan pemberitaan sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.@tim7

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *