Berdinding Spandek Setinggi Enam Meter Diduga Tempat Peleburan Balok Timah, inisial Dul dan Agus Tangan Kanan Bos China Jakarta

Provinsi Bangka Belitung, Kabupaten Bangka,” Lahan ditengah hutan yang tidak jauh dari pemukiman warga terdapat gudang berdinding spandek setinggi enam meter, Desa Air Duren, Kecamatan Mendo Barat, Kabupaten Bangka, diduga menjadi tempat peleburan timah balok ilegal yang telah beroperasi cukup lama, dan para pelaku diduga mengirim hasil peleburan timah balok ke luar daerah, yang pemiliknya inisial Ayung china jakarta.

Menurut inisial(SA) jumat malam 07-02-2025 pukul 21:30 wib gudang yang dijadikan tempat peleburan timah balok ramai orang, dan dirumahnya yang berinisial (ADN) banyak motor kek mobilnya, begawe rasa ku malam tadi,” ujarnya.
Soalnya kalo begawe motor dirumah om inisial(ADN) ya, dan ada mobil terek due ikok, tapi malem tadi ade jam sembilan malam, semalem ade om yang putih putih itu,’ ujar Sa.

Diwaktu yang sama inisial(MA)
mengatakan, Lom tau kapan begawe, klk pacak made, Maksudnya jika ada yang kerja(MA) bisa memberitahukan tim media, lanjutnya, urang baru angkat2 alat untuk begawi, ujar Ma.
Kami menanyakan apakah insial(Rio) malam tadi ada dilokasi, Ma mengatakan bahwa(ro) ada dilokasi dan( Ro) tiduk situ la, men semalem ade kk pagi tdi, klo ade keliet duduk di teras ya, dan semalem urang ya begawe jam 12 malam,” Ujar Ma.

Sementara itu, seorang warga berinisial (ARN) mengaku baru mengetahui dalam tiga bulan terakhir bahwa gudang tersebut digunakan untuk peleburan timah balok. Setiap tengah malam sampai pagi selalu ada aktivitas, truk keluar-masuk, dan mobil pribadi diparkir tersembunyi di bawah pohon rambutan, dan Inisial (Rio) dan diduga Pamannya selaku keamanan dari gudang tersebut,”ungkapnya.

Kami konfirmasi inisial(Agus) Ke Nomor (0898-8964-XXX) dan Inisial (Dul) (0821-1752-XXXX) tim tidak menerima jawaban.
Maka tim konfirmasi ke no (0812-7386-xxxx) inisial(Rio) yang kami duga selaku keamanan, kami mendapat balasan yang kami duga ancaman dari inisial(Rio) jika diberitakan tempat peleburan timah balok tersebut, yang diduga pegangannya bersama pamannya yang tidak kami ketahui namanya.

Kami konfirmasi tersebut, kami duga pengancaman,” inisial(Rio) mengatakan jangan mang, kita sama sama susah tengah ne, pon urang negeh, aok cube lh(…..) Ade nama ku, dugaan kami chat ancaman diulang yang kedua kali, jangan mang tengah sama-sama saro kite ne, pun urang negeh e, isik lah nama ku(….),”Ujar Ro.
Tim tanyakan apakah inisial(Rio) mengancam kami, isik lah nama ku, ku dak ngancam dak, ” Ujar ro.

Saat dikonfirmasi inisial(Rio)
Dari keterangan Rio, pemilik gudang tersebut adalah orang China jakarta berinisial(Ayung), dan dua orang kepercayaannya bernama inisial Dul dan Agus. “Mereka adalah tangan kanan dari bos besar itu. Kalau mau tahu lebih lanjut, hubungi saja mereka,” ungkap Rio.

Disinggung inisial (Rio) ditempat tersebut sebagai apa, ro mengatakan jika dirinya sebagai keamanan dan mediasi jika diketahui baik dari wartawan, aparat penegak hukum, maka inisi(Rio) mengkondisikannya.
Pengakuan(Rio) jika timah yang dihasilkan akan dikirim keluar daerah yaitu ke jakarta ke bos cina bernama Ayung sebagai bos besar dari tempat ilegal yang dikelola para pelaku,”ujarnya.

Tim media konfirmasi terkait gudang yang diduga dijadikan tempat peleburan timah balok melalui pesan singkat Kapolsek Mendo barat, Terima kasih informasinya dan kami kroscek dulu dan Lidik.

Berdasarkan temuan ini kami berharap Aparat Penegak Hukum (APH) diminta untuk segera mengusut dugaan aktivitas ilegal ini, serta menindak tegas para pelaku, dan Jika terbukti  maka aktivitas peleburan dan penyelundupan timah ini melanggar Pasal 161 Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020, dengan ancaman hukuman maksimal lima tahun penjara dan denda hingga Rp100 miliar.

Publik berharap pihak berwenang segera mengungkap dalang di balik operasi ini, dan membongkar gudang  peleburan ilegal untuk memberikan efek jera kepada para pelaku guna melindungi perekonomian daerah dan negara.

Hingga berita ini ditayangkan, Kapolres Bangka serta pihak-pihak terkait lainnya masih di upayakan untuk dikonfirmasi demi keseimbangan pemberitaan.@tim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *