Ribuan Massa Menggelar Demonstrasi Di PT. Timah Menuntut Melegalisasi Pertambangan Rakyat.

{"data":{"activityName":"","alias":"","appversion":"0.0.1","editType":"image_edit","exportType":"ads_export","filterId":"","imageEffectId":"","os":"android","pictureId":"374cdc60329343e098ede49101411e82","playId":"","product":"lv","infoStickerId":"","stickerId":""},"source_type":"vicut","tiktok_developers_3p_anchor_params":"{"source_type":"vicut","client_key":"aw889s25wozf8s7e","picture_template_id":"","capability_name":"retouch_edit_tool"}"}

Provinsi Bangka Belitung, Pangkalpinang Senin 6 Oktober 2025
Aksi demontrasi di kantor PT. Timah. Dalam aksi ribuan massa yang datang dari beberapa kabupaten di Provinsi Bangka belitung tumpah ruah dijalan jalan menggelar demontrasi secara besar menuntut aspirasi melegalisa pertambangan rakyat.

Aksi demontrasi oleh gabungan aliansi dan organisasi masyarakat yang menamakan diri Penambang Rakyat Babel yang mayoritas anggotanya adalah penambang timah skala kecil, dan menengah. Aksi ribuan massa menggeruduk pagar PT. Timah dan menyuarakan aspirasi yang dijaga Aparat Penegak Hukum.

Aliansi dan organisasi masyarakat berdemonstrasi dengan spanduk dan poster untuk menyuarakan aspirasi mereka dengan membentang panjang hingga ke jalan yang mengarah ke kantor PT.Timah Badan Usaha Milik Negara(BUMN) tersebut.

Demontrasi hari ini bertujuan dengan maksud satu tujuan, yaitu, dengan  mendesak Pemerintah dan PT. Timah untuk segera melegallisasi pertambangan rakyat di Provinsi Bangka belitung dan menuntut untuk  kebijakan yang lebih adil terkait harga timah saat ini.

Koordinator lapangan aksi, dalam orasinya yang berapi-api, menyatakan bahwa legalisasi pertambangan rakyat bukan hanya soal izin usaha, melainkan juga tentang pengakuan hak-hak tradisional masyarakat yang telah lama menggantungkan hidup dari sektor ini.

Para penambang merasa terhimpit oleh regulasi yang belum berpihak dan fluktuasi harga yang tidak stabil, yang secara langsung berdampak pada kesejahteraan ribuan keluarga di wilayah tersebut. Selain dua tuntutan pokok tersebut, massa juga menyuarakan berbagai isu lain terkait tata kelola pertambangan yang lebih transparan dan berkeadilan bagi masyarakat lokal.
Masyarakat berharap legalisasi dapat membawa kepastian hukum, dan perlindungan lingkungan yang lebih terarah, serta akses yang lebih baik terhadap teknologi dan pasar.

Sementara itu,”? Tuntutan mengenai harga timah mencerminkan kekecewaan terhadap sistem penetapan harga yang dianggap merugikan penambang kecil, yang sehingga sering tidak memiliki daya tawar dihadapan para pembeli besar.

Meskipun melibatkan ribuan massa dan berlangsung dengan semangat yang membara, aksi demonstrasi ini terpantau berjalan dengan sangat kondusif dan tertib. Aparat keamanan dari kepolisian dan TNI terlihat berjaga-jaga dibeberapa titik strategis, namun tidak ada insiden yang mengarah pada tindakan anarkis atau kericuhan.

Para orator secara bergantian menyampaikan orasi, diselingi yel-yel dan nyanyian perjuangan, menunjukkan komitmen mereka untuk menyuarakan aspirasi secara damai. Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan mengenai aksi kekerasan atau perusakan fasilitas publik, hal ini menandakan kedewasaan massa dalam menyampaikan tuntutan aspirasi mereka.

Pihak PT.Timah sendiri belum memberikan pernyataan resmi terkait aksi ini, namun diharapkan ada dialog konstruktif antara perwakilan massa dengan manajemen perusahaan dalam waktu dekat ini.@tim7

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *